Header Ads

  • Rilis Baru

    Manfaat Instrumentasi Elektronika dalam Bidang Industri

    Pada perjumpaan kali ini saya ingin berbagi informasi terkait instrumentasi elektronika. Sudah siap untuk membaca ulasan kali ini? Yuk, kita pahami apa itu instrumentasi elektronika.

    Pada dasarnya instrumentasi elektronika adalah cabang ilmu atau rekayasa yang menggabungkan antara instrumentasi yang diperlukan di beberapa industri dan mengenai pengetahuan elektronika.

    Instrumentasi Elektronika

    Pentingnya Instrumentasi Elektronika Dalam Bidang Industri

    Hal ini sangat berkaitan karena di dalam bidang industri, pengetahuan dasar tentang instrumentasi amat penting, apalagi pada proses pengendalian atau kontrol dan pengukuran.

    Sebagai contoh, di dalam bidang industri kimia akan ada berbagai macam reaksi kimia yang harus kamu ukur dan kamu kendalikan: volume, suhu, campuran bahan, derajat keasaman, tekanan, dan lain sebagainya.

    Sementara itu, di bidang industri baja dan logam, keberadaan instrumentasi elektronika sangat penting bagi suhu yang tinggi harus kamu ukur secara tepat menggunakan alat pengukur elektronik agar bisa mengendalikan pengepresan logam pada ketebalan yang kamu inginkan.

    Secara garis besar, peralatan yang digunakan untuk mengukur secara elektronik ini merupakan bagian dasar dari instrumentasi yang digunakan pada hampir semua bidang yang fokus pada produksi, yaitu industri.

    Elektronika sudah digunakan sebagai sistem otomatis, yang bisa disebut sebagai mekatronika, atau yang lebih terkenal adalah teknologi robot. Hampir keseluruhan proses produksi suatu barang dikerjakan melalui tangan besi atau alat, yang membuat proses produksi lebih efektif dan efisien.

    Sistem otomatis di dalam dunia industri seringkali memakai beberapa media penunjang, seperti Hidrolik, Pneumatic dan Motor servo.

    Nah, menggunakan alat pembantu tentu memberikan dampak positif dan dampak negatif. Berikut ini saya jabarkan dampak positif dan negatif dari penggunaan alat pembantu.

    1. Hidrolik

    • Berdaya besar.
    • Respons yang lambat.
    • Menggunakan oli, maka akan sering terjadi genangan oli di sekitar instrumen, dan tidak cocok jika kamu gunakan untuk proses pekerjaan yang memerlukan kebersihan.

    2. Pneumatic

    • Daya tak sebesar hidrolik.
    • Respons lebih cepat.
    • Memakai udara yang dikompresi. Pemakaian alat ini bisa menjamin kebersihan di sekitar pneumatic daripada pemakaian hidrolik.

    3. Motor servo

    • Daya lebih rendah daripada hidrolik dan pneumatic.
    • Respons yang dimiliki lebih cepat daripada hidrolik dan pneumatic.
    • Tingkat ketelitian yang dimiliki lebih tinggi daripada dua teknologi di atas.
    • Jika kamu menggunakan motor servo, tidak perlu khawatir soal kebersihan, karena alat ini tidak ada kotoran yang keluar saat proses pekerjaan tengah berlangsung. Cocok untuk industri elektronika, seperti pembuatan prosesor.

    Bagaimana Pengaplikasian Instrumentasi Elektronika?

    Instrumentasi alat elektronika ini ternyata tidak hanya digunakan untuk Industry baik kimia atau pun baja. Ini juga terdapat pada Industry pabrik seperti mobil, kertas, gula, makanan dan juga Industry pabrik lainnya.

    Instrumentasi elektronika bahkan terdapat di hampir semua Industry yang bergerak di Indonesia; pabrik telepon genggam; pabrik pembuat chip atau sirkuit terpadu; pabrik pembuat komputer; dan lain sebagainya, serta untuk instrumentasi kedokteran.

    Sebagai tambahan, pada instrumen elektronika terdapat bentuk variabel kimia dan fisis (fisika) yang digunakan untuk dasar kendali dalam bidang instrumentasi, yang meliputi:
    • Tekanan.
    • Kecepatan aliran.
    • Suhu atau temperatur.
    • Ketinggian cairan atau level.
    • Kepadatan benda dan kekentalan (viskositas).
    • Konduktivitas.
    Nah, ulasan tentang instrumentasi elektronika sepertinya berakhir di sini. Namun, beberapa informasi di atas semoga memberikan jawaban atas pertanyaanmu yang selama ini terbendung di pikiran. Sekian dari saya dan terima kasih.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad