Protokol ISO / OSI PLC

Protokol ISO / OSI PLC

ControlNet

Jaringan yang digunakan oleh ControlNet adalah Common Industrial Protocol (CIP), ini berfungsi untuk menggabungkan fungsionalitas dari sebuah jaringan I/O jaringan peer ke peer.

ControlNet mengutamakan upload program dan download pesan yang mendukung maksimum 99 node.

DeviceNet

DeviceNet digunakan terutama pada otomasi industri dan proses industri. Hal ini berdasarkan pada teknologi CAN. Merupakan link komunikasi yang murah untuk menggabungkan perangkat industri pada jaringan serta menghilangkan biaya pengadaan kabel yang mahal.

Tenaga dan komunikasi yang tersedia melalui BUS 4 kabel, mendukung hingga 62 perangkat pada satu jaringan BUS yang sama.

MODBUS

MODBUS adalah seri protokol komunikasi yang berdasar atas master/ slave architecture. BUS terdiri dari master station, kontrol komunikasi dan sejumlah slave station.

MODBUS adalah aplikasi protokol message layer, berada pada posisi 7 dari model OSI, yang menyediakan komunikasi client / server antara perangkat yang terhubung pada berbagai jenis BUS atau network.

MODBUS digunakan untuk memantau dan memrogram sebuah perangkat, untuk berkomunikasi dengan perangkat cerdas dengan sensor dan instrumen, memantau perangkat di lokasi menggunakan PC dan HMI.

MODBUS adalah sebuah protokol yang ideal diaplikasikan pada RTU dimana komunikasi tanpa kabel dibutuhkan.
Protokol ISO / OSI PLC

MODBUS memiliki dua mekanisme dasar yaitu :

  1. Question / answer (polling), master mengirimkan question ke salah satu station dan menunggu jawabannya.
  2. Broadcast, master mengirimkan perintah ke semua station pada jaringan, dan ini dijalankan perintah tanpa memberikan umpan balik.

Mode Transmisi Serial MODBUS Network

Modus transmisi mendefinisikan isi bit, pesan bit ditransmisikan sepanjang network dan informasi.
Standard MODBUS.
  1. Mode ASCII, yaitu setiap karakter byte di dalam pesan dikirim 2 karakter ASCII, hal ini memungkinkan ada interval waktu antara kedua karakter selama transmisi tanpa terjadi kesalahan.
  2. Mode RTU, yaitu pada setiap 8-bit pengiriman berisi dua bit heksadesimal karakter, dan pesan karakter yang ditransmisikan menjadi aliran yang kontinyu. Kepadatan karakter yang lebih, akan menjadikan lebih efektif untuk meningkatkan throughput pada modul ASCII di level baud yang sama.

PROFIBUS

PROFIBUS-DP bertujuan untuk memenuhi perangkat yang lebih besar dari sekedar PC maupun PLC untuk berkomunikasi dengan beberapa perangkat yang lebih kecil, misalnya : drive, sensor valve atau yang lainnya.

Transmisi data menggunakan RS485, dengan kabel twisted pair yang terlindungi, kecepatan data hingga 12 Mbit / sec. Maksimum terdiri dari 9 segmen (trung line) pada setiap jaringan. Hingga mampu memenuhi 32 perangkat individu pada setiap line.

Akan terus meningkat hingga 126 perangkat jika menambahkan sebuah repeater. Masing-masing segmen PROFIBUS dapat digunakan pada jarak 1200 meter. Ada 10 definisi kecepatan komunikasi dan masing-masing memiliki definisi panjang kabel maksimum yang diijinkan.


Master / Slaves

PROFIBUS menggunakan konfigurasi komunikasi Master / Slaves, ini merupakan perangkat master tunggal / individu (aPLC) yang berkomunikasi dengan slaves ke beberapa perangkat sensing. Perangkat master menerima slaves ketika perangkat memiliki token.

Sementara perangkat akan menjawab ketika menerima sebuah pertanyaan. Karena itu disebut perangkat pasif dan di kondisi ini master sebagai perangkat aktif.

Jadi perangkat slaves hanya mengumpulkan data dan menyebarkan ke perangkat master jika diminta untuk melakukan.

Ethernet

Ethernet adalah salah satu cara favorit berkomunikasi untuk diimplementasikan pada pengaturan LAN. Menggunakan topologi jenis BUS, jenis star, maupun jenis tree. Menggunakan akses CSMA CD untuk bagian simultan.

Metode ini mendukung kecepatan transfer data dari 10 Mbps, Fast Internet (100 Base-T) – 100Mbps, dan Gigabit Internet 1000Mbps.

CSMA CD adalah kependekan dari Carrier Sense Multiple Access / Collison Detection, ini adalah sistem dimana pada setiap komputer, memantau keberadaan kabel sebelum mengirimkan apapun data melalui jaringan.

Jika apa yang ada pada jaringan kabel telah jelas, maka komputer akan mengirimkan data, jadi komputer hanya akan menunggu dan terus mencoba mengirim hingga line melalui kabel telah jelas.

Protokol TCP / IP

Banyak produsen menawarkan kompatibitas Ethernet untuk melakukan fungsi pengawasan ke perangkat pengendali menggunakan transmisi Transmission Control Protocol (TCP) / Internet Protocol (IP), yang telah ditanamkan dalam PLC.

Hal ini berguna untuk menghubungkan langsung perangkat PLC dengan jaringan Ethernet. Hal ini sesuai dengan kemampuan PLC untuk mengontrol PLC lainnya di dalam sebuah jaringan.

0 komentar