Operasi PLC

Operasi PLC

Relay Input

Relay Input digunakan sebagai penghubung dengan dunia luar, secara fisik terlihat dan berfungsi menerima sinyal dari switch, sensor, dll. Biasanya digunakan bukan relay namun transistor.

Relay Internal Utility

Relay ini tidak menerima sinyal dari luar, relay ini merupakan relay simulasi yang memungkinkan perangkat PLC menghilangkan relay eksternal.

Ada juga beberapa relay khusus yang dikhususkan untuk hanya satu tugas saja.

Counter

Counter ini secara fisik tidak terlihat, karena hanya sebuah simulasi counter dan untuk penghitungan pulsa didapat dari pemrograman.
Pada prakteknya, fungsi counter ini adalah untuk menghitung naik maupun turun atau keduanya naik dan turun. Karena keterbatasan simulasi dalam kecepatan hitungnya, beberapa produsen PLC menambahkan counter berkecepatan tinggi dalam bentuk perangkat keras (hardware) yang berbasis.

Timer

Bagian ini juga tidak bisa dilihat secara fisik, karena terbentuk dari pemrograman. Muncul dari banyak varietas dan bertahap, jenis yang paling umum adalah jenis penundaan / ON Delay.

Yang jenis lain adalah tipe OFF Delay, bervariasi dari 1 ms hingga 1 s.


Relay Output

Relay ini juga terhubung dengan koneksi luar, berguna untuk mengirim sinyal ke komponen seperti solenoid, lampu dll.

Metode elektroniknya bisa menggunakan transistor, relay maupun triac tergantung model yang dipilih.

Penyimpan Data

Dalam menyimpan data biasanya ditugaskan sebuah register. Penyimpan data digunakan untuk menyimpan data sementara untuk memanipulasi matematika atau data. Sangat berguna untuk penyimpanan jika daya pasokan suplai power putus mendadak ke PLC.

0 komentar