Jenis, keuntungan dan kerugian Conventional Relief Valve

Pengertian Conventional Relief Valve

Pada jenis Relief Valve, Conventional Relief Valve “inlet pressure” akan di lawan (tekanannya) oleh kekuatan pegas yang berasal dari spring.

Tegangan pegas dapat diatur agar menemukan daya yang sama dengan tekanan saat operasi normal (normal operating), tetapi tetap akan mudah terbuka atau terangkat apabila tekanannya telah mencapai angka ” releiving condition”.

Relief Valve jenis ini disebut juga sebagai Pressure Differential Valve.

Jenis, keuntungan dan kerugian Conventional Relief ValvePada industri perminyakan, Conventional Relief Valve yang digunakan mempunyai luas permukaan disc ( Disc Area=Ad) yang lebih besar dari luas Nozzle (Nozzle Area= An).

Hal hal mengenai Conventional Relief Valve

Ada dua posisi alternatif yang bisa dipilih dalam instalasi, yaitu:

  1. Bonnet diberi vent ke udara,
  2. Bonnet diberi vent ke saluran discharge.

Apabila Bonnet diberi vent ke udara maka Back Pressure akanmengurangi set pressure, sedangkan jika Bonnet diberi vent ke saluran discharge maka Back Pressure akan memperbesar set pressure.

Jika Back Pressure konstan maka set pressure dapat ditentukan dengan mudah, tetapi dalam kenyataannya Back Pressure tidak konstan karena berasal dari Header / sejumlah discharge valve yang saling berhubungan pada sebuah manifold.


Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan pengaturan spring (spring adjustment).

Keuntungan pemakaian Conventional Relief Valve

Keuntungan pemakaian jenis relief valve ini antara lain adalah:

  1. Sederhana,
  2. Banyak dipakai untuk “General Service”,
  3. Murah, terutama untuk ukuran kecil dan material yang digunakan standar (misalnya body material Carbon Steel dan trim dari bahan Stainless Steel).

Kerugian pemakaian Conventional Relief Valve

Selain memiliki keuntungan tentunya jenis relief valve ini memiliki kekurangan atau kerugian, antara lain adalah:

  1. Set pressure yang terbatas,
  2. Kecenderungan mudah terjadi kebocoran pada tekanan tinggi dan jika set pressure terlalu dekat dengan operating pressure,
  3. Mahal, jika digunakan material tidak standar, terutama pada ukuran diameter yang besar,
  4. Back Pressure yang bervariasi atau berubah-ubah akan menimbulkan masalah,
  5. Biaya pemeliharaan tinggi.

Demikian pembahasan tentang Relief Valve jenis Conventional Relief Valve, selanjutnya pembahasan:


Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork

loading...

One Response for Jenis, keuntungan dan kerugian Conventional Relief Valve

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Tags: