Temperature Measurement ( Alat Ukur Suhu) Resistance type Thermocouple

Diposting pada

Temperature Measurement ( Alat Ukur Suhu) Resistance type Thermocouple

Untuk beberapa metal tertentu , perubahan suhu akan bisa mengubah besarnya nilai resistance. Dengan mengukur perubahan resistance tadi, kita bisa menghitung temperature perubahannya.
Perubahan nilai resistance karena perubahan temperature tersebut besarnya tergantung dari temperature coeficience of material. Koefisien ini adalah perubahan nilai resistance dalam ohm per derajat, untuk kebanyakan metal, koefisien ini positive.

Temperature Measurement ( Alat Ukur Suhu) Resistance type ThermocoupleHubungan antara perubahan resistance dan temperature dapat ditulis:

Rt = Ro (1+ α ∆t)
Ro= R pada to
Rt = R pada t
α = koefisien temperature of metal

Kontruksinya:

Diameter kawat dipilih sedemikian , sehingga response terhadap panas adalah yang terbaik. Sedang panjang kawat disesuaikan dengan tahanan yang sesuai dangan rangkaian/alat pengukurannya, misalnya Bridge Wheatstone.

Diameter dan panjang kawat menentukan range pengukuran.

Nilai resistance dari coil terlet5ak antara 2,5 Ω sampai dengan beberapa ratus Ω.
Sebagai contoh untuk Pt core, R = 25,5 Ω ±0,1 pada ˚C.
  • Untuk copper : 10Ω pada 0˚C 
  • Untuk Nikel : 99,5Ω +0,3Ω pada 0˚C
  • Pada pembuatan resistance ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  • Harus mempunyai stability yang tinggi yaitu tidak boleh berubah strukturnya dan mempunyai respons yang cepat terhadap perubahan suhu.
  • Self Heating Error, supaya tidak mempengaruhi pengukuran. Selfr Heating Error adalah dissipasi tenaga 12R yang menyebabkan panas dan panas ini mempengaruhi pengukuran, harus mempunyai high resistivity yang besar sehingga tidak banyak menggunakan coil( coilnya lebih pendek).
  • Harus mempunyai temperature koefisien of material/resistance yang baik, sehingga lebih sensitive dan harus tidak boleh berubah karakteristik listriknya tersebut, harus kuat artinya bahwa dengan diameter kecil tidak mudah putus.
  • Hubungan yang linier antara resistance dan temperature. Metal-metal yang mempunyai sifat yang cocok adalah:


    Temp. Koef.
    Resistivity
    Temp. Range
    Min. Diameter
    Tensil Strength
    Pt
    0,00392/˚C
    60/circular mile ft
    -285˚->900˚C
    0,002”
    18.000psi
    Nikel
    0,0063/˚C
    38,3/circular mile ft
    -100˚->300˚C
    0,002”
    120.000psi
    Copper
    0,004/˚C
    ±120/circular mile ft
    -200˚->120˚C
    0,002”
    200.000psi

    Temperature Measurement ( Alat Ukur Suhu) Resistance type ThermocoupleRangkaian pengukuranya :

    Bisa dipakai AC atau DC Wheatstone Bridge

    Dalam keadaan balance berlaku:

    Temperature Measurement ( Alat Ukur Suhu) Resistance type ThermocoupleIa . A = Ib . B
    ia . r = ib . s
    r = (A/B). s

    Pada keadaan balance berlaku:

    Zr/Z2 = Z1/Z3
    R/(i2/wc2) = R1/(i3/wc3) >>Ri3/C3 = (R1xi2)/C2
    R = (R1xi2xC3)/(i3xC2)
    (karena balance —> I3 = I2
    R = (R1C3)/C2 = R1C3(1/C2)

    Instrumentasi dot Info member of Abi NetWork
    loading...
    Loading...

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.