Instrumentasi Pressure Measurement ( Alat ukur tekanan)




Instrumentasi Pressure Measurement ( Alat ukur tekanan)

Pengertian alat ukur tekanan

Alat ukur tekanan adalah suatu alat ukur yang digunakan sebagai indikator terjadinya perubahan tekanan pada peralatan proses.

Sedang dalam pengukuran tekanan ada bermacam-macam antara lain:
  • Tekanan Atmosphere, Tekanan Absolute, Tekanan Vacuum.
  • Gauge Pressure, Differential Pressure 

Teknik pengukuran dengan cm Hg, psi, kg/cm2 atau berat/luas

Tekanan Atmosphere


  • Tekanan udara 76cmHg atau 14,7psi 

Tekanan Absolute


  • Adalah tekanan diukur dari titik 0 cm Hg 

Tekanan Gauge/ Gauge Pressure ( Pressure gauge)

  • Tekanan pada pengukuran/ alat ukur, yang dihitung dari atmosphere (14,7psi).
  • Tekanan yang lebih kecil dari atmosphere disebut tekanan vacuum.
  • Tekanan yang lebih besar atmosphere disebut Gauge Pressure. (20PSIA = 5,3PSIG) 
Absolute Pressure 

Tekanan Differential

  • Perbedaan tekanan diantara dua pengukuran 

Tekanan Vacuum

  • Diukur dengan pipa U yang berisi Hg untuk mengukur tekanan dibawah tekanan atmosphere 

Macam-macam alat-alat ukur tekanan

Alat ukur tekanan yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan tekanan bermacam-macam, antara lain:
  • Indicator : Pressure Indicator (PI).
  • Recorder : Pressure Recorder (PR) 
  • Pressure Control :
    • Pressure Indicator Control (PIC).
    • Absolute Pressure (PSIA) 
    • Pressure Recorder Control (PRC) 
  • Pressure Alarm (PA).
  • Differential Pressure (DP).
  • Differential Pressure Control (DPC) atau Pressure Differential Controller (PDC) 

Applikasi Pressure Measurement

Di dalam pengukuran ini dapat dibagi menjadi :

Local Measurement

  • Alat ukur tekanan berada ditempat yang diukur (langsung) 

Telemetering Measurement

  • Pengukuran jarak jauh, dimana alat ukur tidak berada ditmpat yang diukur.
  • Dalam pengukurannya dibedakan menjadi:
    • Dengan saluran physic : Physical Transmission Line.
    • Dengan saluran non physic : Non Physical Transmission Line 
Untuk mempelajari alat ukur kita harus tahu cara pemilihan dan pemakaian nya.

Fungsi pressure transmitter atau pressure transducer adalah untuk mengubah tekanan dari zat yang diukur dengan medium lain, misalnya tekanan gas diubah menjadi tekanan angin atau pneumatic.

Sistem pengukuran biasa yang sering digunakan :
  • Langsung : bila tekanan kecil.
  • Tidak langsung : bila tekanan besar.
    • Sistem pengukuran langsung tak dapat dipakai karena:
      • Menimbulkan kebocoran-kebocoran.
      • Adanya pressure drop.
      • Tidak ekonomis 
Untuk menghindari hal-hal tersebut maka dipakai dengan sistem transmitter atau transducer yang dapat mengubah tekanan besar tersebut menjadi signal (angin) dengan standart 3-15psi.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih dan memasang Pressure gauge.

Bahan 

  • Bahan dari bourdon tube tersebut adalah : stainless steel, nickel, brass, dan lain-lain, untuk memilih tergantung dari medium yang akan diukur (misalnya air, minyak, dll). Dalam memilih ini harus diperhatikan, sifat media dan karakter proses.
  • Dari sifat-sifat ini kita juga harus memperhatikan pemasangannya. Misalnya medium yang akan diukur adalah steam, maka memakai Pig Tail untuk menahancondensat agar tekanan tidak terpengaruh dengan adanya condensat tersebut.
    • Pada pompa torak biasanya alat ukur bergoyang maka harus dipasang :
      • Damper
      • Needle Valve
      • Atau dengan resistance 
Medium koropsi berdampak pada pemakaian sensing elementnya (bourdon tube) yang mudah terkoropsi. Agar tidak koropsi, dipakai sealpot yang berisi sealing liquid, yang berfungsi untuk mencegah terjadinya koropsi pada sensing elemen.

Untuk cairan yang kental dan mudah membeku, digunakan coil yang dialiri atau elemny electrical sebagai heater. 

Range Ukur

  • Range ukur adalah batasan harga terendah dan harga tertinggi suatu alat ukur, dalam kaitannya dengan ini adalah sensing element. Dimana sensing element berfungsi mendeteksi perubahan tekanan juga mendefleksikan kebentuk regangan dalam proses lanjutan yang akhirnya terbaca variabel yang diukur pada indikator.
  • Macam sensing element, type dan macm material yang digunakan:
    • Stainless Steel,
    • Nikel, Brass,
    • Kuningan dan lain-lain. 
  • Pemakaian type dan material sensing element, tergantung dari kondisi proses yang diukur dengan memperhatikan normal operasi dan abnormal operasi dengan pertimbangan range dan span. Misalnya kita mau mengukur tekanan yang mempunyai working pressure 50psi. Kita harus memakai sensing element dengan range berap?
    • Kita harus memakai sensing element dengan range ukur 100psi, karena:
      • Skala besar,
      • Di daerah 1/3 sampai 2/3 range ukur daerah linear.